Blog / 10 Faktor Penyebab Keterlambatan Kontainer
10 Faktor Penyebab Keterlambatan Kontainer
Keterlambatan kontainer adalah tantangan klasik dalam industri logistik laut. Dampaknya bisa sangat besar, mulai dari gangguan rantai pasok, pembengkakan biaya, hingga kerugian reputasi bagi penyedia jasa dan pengirim barang. Mengetahui penyebab utamanya adalah langkah pertama menuju solusi.
Berikut beberapa faktor utama penyebab keterlambatan:
1. Cuaca ekstrem.
2. Dokumen ekspor-impor belum lengkap.
3. Pergantian kapal & rute tidak sinkron.
4. Kemacetan pelabuhan (YOR tinggi).
5. Keterbatasan armada trucking.
6. Gangguan sistem pelayaran / bea cukai.
7. Serangan siber / data error.
8. Penjadwalan vessel cut-off yang berubah.
9. Kontainer kosong tidak tersedia.
10. Kurangnya komunikasi antar pihak.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, perusahaan logistik perlu menerapkan sistem pelacakan real-time, perencanaan kontinjensi, serta komunikasi aktif antar pemangku kepentingan. Teknologi berbasis AI kini mulai digunakan untuk memprediksi potensi keterlambatan dengan menganalisis data historis dan pola cuaca.
Kunci utama adalah proaktivitas. Dengan perencanaan matang, fleksibilitas operasional, dan penggunaan data cerdas, risiko keterlambatan dapat diminimalkan tanpa mengorbankan efisiensi biaya.
Sumber: Agung Logistics Report 2025, UNCTAD Maritime Review.