Blog / Kenapa Asuransi Marine Cargo Penting di Tengah Bencana?
Kenapa Asuransi Marine Cargo Penting di Tengah Bencana?
Bencana banjir dan longsor yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menyebabkan kerusakan infrastruktur masif: jalan dan jembatan putus, banyak area terisolasi, serta pelabuhan dan jalur distribusi menjadi tidak dapat diakses. Situasi ini sangat mengganggu rantai logistik, terutama bagi pengiriman kontainer barang dari dan ke wilayah terdampak.
Ketika arus logistik normal terganggu, risiko terhadap pengiriman kontainer meningkat secara drastis. Kontainer bisa tertahan, rusak karena kondisi pelabuhan atau dermaga buruk, atau bahkan hilang jika terjadi banjir besar. Penundaan distribusi bukan hanya soal waktu, tetapi juga kerugian finansial dan reputasi bagi pelaku usaha.
Dalam kondisi seperti ini, peran asuransi marine cargo menjadi krusial. Asuransi memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko: kerusakan akibat bencana alam, kehilangan muatan, delay distribusi, atau kerusakan kontainer. Dengan demikian, pelaku logistik atau trader bisa lebih tenang menghadapi kondisi ekstrem dan memiliki jaminan untuk memulihkan kerugian jika terjadi hal-hal yang tidak terduga.
Lebih jauh lagi, asuransi marine cargo membantu menjaga keberlanjutan operasional, terutama ketika banyak jalur distribusi tradisional terputus. Dengan proteksi, perusahaan bisa fokus mencari rute alternatif atau menggunakan moda transportasi lain tanpa harus menanggung risiko penuh sendiri.
Mengingat kondisi bencana yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim dan cuaca ekstrem, asuransi marine cargo bukan lagi opsional, tetapi menjadi kebutuhan strategis bagi siapa saja yang berhubungan dengan logistik kontainer dan distribusi barang.